Jokowi Pernah Meminta Pada Ahok Untuk Tidak Emosian, Tetapi Kenapa Masih tetap Emosian?

Beritaterkini.bizBeritaterkini, Calon gubernur Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menerangkan kenapa sampai kini sering emosi saat temukan ada pelanggaran.

” Terkadang saya kesel juga sama beberapa orang lihat situasinya kesel saja. Daripada kesel-kesel nahan-nahan jantungan, mendingan mengeluarkan. Namun saya cepat lupa, kok, ” tutur Ahok

Namun terakhir Ahok sadar sikapnya nyatanya jadi pintu masuk untuk lawan politik untuk menjatuhkannya.

Sesudah pidatonya mengutip Al Maidah membawanya ke meja hijau, Ahok berjanji bakal memperbaiki gaya komunikasi serta menahan emosi.

Baca Juga : Mengganti Anggaran Sumarsono di-‘warning’ Ahok

Ahok mengakui mendapatkan banyak nasehat dari keluarga serta temannya supaya mengerem cara bicara.

Terkecuali politisi Golkar Nusron Wahid, Presiden Joko Widodo sempat juga menasihati Ahok sial itu.

” Ya kawan-kawan banyaklah. Bila ngasih tahu mah dari dahulu kala Pak Jokowi juga telah kasih tahu, ” kata Ahok.

Masalahnya, Ahok sering lupa dengan nasehat itu, terlebih ketika lihat ada pelanggaran pada ketentuan pemerintah.

” (Dulu Pak Jokowi katakan) slow, pelan-pelan. Ya sudah saya ikutin, hanya kadang nanti lupa lagi dua tiga hari lupa, ” kata Ahok sembari tertawa.

( Beritaterkini )

COMMENTS

Leave a Comment